Makna Dibalik Dua Kata, "Belajarlah Nak!"

By , 02:03 ~ , 0 komentar
Hubungan antara hati dan pikiran tak serumit membetulkan benang kusut didalam air. Dimana hati itu bagaikan driver dan otak adalah motornya. Hati digunakan untuk memberi instruksi kepada otak untuk mengeksekusi tindakan baik berupa gerakan ataupun cara berfikir manusia.
Namun, ada faktor x yang mempengaruhi pertimbangan hati dalam menentukan perintah-perintah yang diarahkan ke gudang memori ingatan manusia / otak.

Apakah faktor x tersebut? 
Adalah faktor dari luar yang memberikan suntikan kedalam hati manusia lalu dikirim ke otak. Berupa faktor eksternal yang kita dapatkan dari orang lain maupun alam. Di manapun di seluruh dunia, manusia berharap pada generasi muda penerus jalan perintis kesuksesan Banyak yang tidak sadar bahwa beban itu secara praktis melekat ketika nyawa dihembuskan kedalam rahim Ibu. Namun, rasa malas dan penyia-nyiaan dilakukan dari waktu ke waktu, tahun ke tahun.

belajarlah nak
Apakah sebagian besar dari kita belum pernah mendengar phrase "Belajarlah Nak!" dengan nada bergelombang halus pada awalnya, dengan vibrasi rendah, bergetar pelan namun pasti seimbang. Tertangkap oleh daun telinga, merayap memenuhi rongga telinga, melingkari rumah siput dan dilemparkan ke dalam hati dengan perasaan cuek dan acuh. Itulah yang selama ini kita abaikan, nasihat sederhana dari orang tua kita. Bagaimana mungkin nasihat sederhana itu kita abaikan sementara kita mengejar hal sebesar langit dan bumi. Pertanyaannya, apakah mungkin kita sanggup?

Itulah kenapa kita harus belajar dari hal kecil, namun dari situlah awal perubahan dunia ini. Ayah, Ibu kami sebagai anak sangat menyayangi dan selalu mendoakan kalian. Beri kami dukungan, dan ingatkan kami disaat kami lengah. Bagi yang pernah menyakiti hati kedua orang tuanya, jangan tunda lagi, segera cium tangannya dan peluk raganya. 

Semoga kita masih diberi kesempatan untuk memeluknya dikala keberhasilan kita nanti.
M Annas Al Akram
Makna Dibalik Dua Kata, "Belajarlah Nak!" - written by M Annas Al Akram , published at 02:03, categorized as Motivasi . And have 0 komentar
No comment Add a comment

Perhatian Para Pembaca!
Dilarang Keras:
1. Menggunakan kata-kata kotor dalam menulis komentar, terima kasih atas partisipasi saudara/i.
2. Menulis link hidup, link yang tidak berkaitan.
3. Silahkan sertakan sumber jika meng-copy tulisan di atas.
4. Sangat disarankan untuk memfollow blog ini.
5. Jangan lupa untuk berlangganan artikel terbaru.

Cancel Reply
GetID